Showing posts with label taaruf. Show all posts
Showing posts with label taaruf. Show all posts

Sunday, July 5, 2020

Membangun Persaudaraan dan Peradaban Islam dengan Biro Jodoh Islam



Sejak 2013, saya dan beberapa rekan menjalankan pendampingan bagi bujang untuk ikhtiar jodoh. Awalnya kami hanya melakukan pendampingan proses taaruf jodoh Islam tanpa pacaran terbatas di kalangan relawan Yayasan Dana Sosial Al Falah Surabaya. 

Namun aktivitas ini meluas karena informasi dari mulut ke mulut dan kemudian viral. Seakan menjadi biro jodoh Islam di Jawa Timur. Ada tiga prinsip dasar yang melandasi kami untuk menggiatkan aktivitas taaruf jodoh Islam ini: 

Persaudaraan
Sudah puluhan jomblo dan jomblowati yang pernah dan sedang terlibat dalam komunitas jodoh Islam ini. Ada yang Allah takdirkan berjodoh di dalamnya. Ada juga yang Allah takdirkan berjodoh dengan pasangan di luar komunitas ini. Misalnya ada kemudian dikenalkan keluarganya, temannya atau bahkan teman lama yang kemudian berjodoh. Alhamdulillah. 

Sunday, May 3, 2020

Syarat Taaruf, Ada 3 Yang Mesti Anda Siapkan

Taaruf merupakan istilah yang digunakan proses pengenalan pria wanita muslim muslimah menjelang jenjang pernikahan. Taaruf adalah lawan dari pacaran. Keduanya sama-sama proses untuk saling mengenal antara sejoli. Jika pacaran di dalam prosesnya tanpa ada batasan, tanpa ada etika dan tanpa kepastian. Sebaliknya, taaruf adalah proses pengenalan yang dibatasi dengan etika pergaulan Islam dan semua menuju kepastian yaitu tahap meminang dan akad nikah. Lalu apa saja syarat-syarat taaruf itu.

     1. Harus ada yang mediator
Inilah syarat pertama dan dan utama dalam taaruf. Inilah perbedaan paling mencolok dengan praktik pacaran. Adanya mediator menjadikan pertemuan sejoli menjadi lebih beretika dan terjaga dari perbuatan yang zina dan dosa.



Sebab, praktik pacaran itu bertemunya sejoli bukan mahramnya yang belum resmi menikah dalam satu tempat, tanpa ada orang ketiga sebagai pendamping. Inilah yang diwanti-wanti Rasulullah Muhammad saw. “Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat (berdua-duaan) dengan seorang wanita karena sesungguhnya setan menjadi orang ketiga di antara mereka berdua” (HR. Ahmad 1/18, Ibnu Hibban [lihat Shahih Ibnu Hibban 1/436], At-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Awshoth 2/184, dan Al-Baihaqi dalam sunannya 7/91. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam As-Shahihah 1/792 no. 430).  

Thursday, April 30, 2020

8 Amalan Cara Mendapat Jodoh Dalam Islam


Kegiatan atau amalan apa saja yang bisa mendatangkan jodoh? Seperti halnya nafkah, Anda harus berusaha untuk mendapatkan jodoh. Seperti nafkah, makin banyak usaha maka makin besar juga peluang mendapatkan jodoh. Berikut ini 8 amalan cara untuk mendapatkan jodoh menurut sejarah Nabi dan menurut Islam:


1. Jodoh sepenuhnya kekuasaan Allah Swt.
Maka perbanyaklah doa dan memohon dengan ikhlas kepada Allah semata. Berharaplah sepenuhnya hati kepada Allah. Mohonlah bimbingan dan petunjuk agar diberi jalan yang baik dan jalan yang penuh berkah.
2       

          2. Mendapatkan jodoh termasuk ibadah ghoiru maghdhoh

Amalan mendapatkan jodoh adalah ibadah yang tidak baku tata caranya. Berbeda dengan akad nikah, yang telah diatur syarat-syarat dan rukunnya. Jadi mendapatkan jodoh tergantung amalan atau kemampuan kita dengan rambu-rambu antara: tidak mengandung kesyirikan, guna-guna, atau sihir; tidak menzalimi orang lain atau tidak melanggar norma susila yang ada.